Kontak Informasi

Sekretariat Visi Unilak Jalan Yos Sudarso Universitas Lancang Kuning

Jumpai kami di

Pekanbaru–Terhitung baru sepuluh hari dari penandatanganan petisi yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) selingkungan Universitas Lancang Kuning (Unilak) yang di mulai dari, tanggal 27 Juni 2022 hingga diserahkan langsung kepada ketua PKM (Pelaksana Kongres Mahasiswa) yaitu, Deny Yusandeva tepat pada 01 Juli 2022 lalu. Namun, baru-baru ini BEM FakultasI llmu Budaya (FIB) mencoba menghubungi reporter Tabloid Visi untuk mengkonsirmasi bahwa tidak merasa ikut dalam penandatanganan petisi tersebut.

Hal ini diungkapkan langsung oleh (Pelaksana Tugas) PLT BEM FIB saat ini yaitu, Deldi Julianto yang mengungkapkan, bahwa ia yang selaku PLT dari BEM FIB Unilak tidak terlibat dan tidak pernah menandatangani petisi tersebut.

“Saya Deldi Julianto, selaku PLT BEM FIB tidak terlibat dan tidak pernah menandatangani petisi. Dan sekali lagi saya tegaskan bahwasanya BEM FIB Unilak tidak ada keterkaitan terhadap  petisi tersebut.” Jelas Deldi.

Jika dilihat kembali pada isi surat petisi tersebut, bahwa tanda tangan dari BEM FIB dilakukan oleh, Arya Maryandi yang sebelumnya memang merupakan ketua BEM dari FIB. Namun PLT-nya telah selesai sesuai dengan surat pemberitahuan yang di keluarkan oleh Ketua DPM FIB yaitu, Dimas Pangestu. Pada 27 Juni 2022.

Surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Ketua DPM Dimas Pangestu

“SK saudara Arya Maryandi sudah habis di bulan april 2022 lalu, tepat pada tanggal 05. Maka dari itu, ketika masa jabatan ketua BEM telah habis, maka ia berhak di PLT-kan berdasarkan UU Keluarga Mahasiswa Fib Unilak. Dan saya Dimas Pangestu, selaku Ketua DPM FIB Unilak, telah mengesahkan saudara Deldi Julianto sebagai PLT BEM FIB Unilak, pada bulan Juni 2022 lalu.” Ungkap Dimas, saat diwawancarai Via WhatsApp oleh Reporter Visi.

Tidak hanya itu Dimas juga sempat menjelaskan isi dari UU Keluarga Mahasiswa FIB Unilak dengan ketentuan UU untuk DPM, BEM, dan juga Kongres Mahasiswa yang berbunyi, ‘Ketika Ketua DPM dan Pengurus DPM habis masa jabatannya, maka ia berhak memperpanjang SK Kepada Pimpinan Fakultas. Dengan tugas untuk menyelesaikan Kongres dengan batas maksimal 6 bulan. Sedangkan berdasarkan aturan BEM, ketika habis masa jabatannya maka terbitlah PLT.’

“Nah berdasarkan dari UU tesebut terpilih lah Deldi sebagai PLT. Kenapa Deldi, hal ini karena yang pertama Wakilnya mengundurkan diri, sedangakan dengan Sekretarisnya tidak ada, jadi digantikan oleh Bendahara. Karana yang boleh menggantikan dan menduduki  jabatan PLT itu, kalau tidak Wakil, Sekretaris, Ataupun Bendahara dalam struktural inti. Dan yang masih aktif itu Bendaharanya dan saya angkat menjadi PLT” Tambah Dimas.

Surat pemberitahuan dan pengangkatan PLT yang dikeluarkan pada 27 juni 2022

Selain itu, dia juga berharap agar tidak adanya oknum-oknum yang mengatasnamakan BEM FIB Unilak untuk kepentingan Pribadi.

Deldi juga sempat menyampaikan sedikit pendapatnya perihal Kongres Presma yang mana “Setelah melihat apa yang terjadi saat ini, saya menegaskan kepada ketua PKM untuk lebih merampungkan dan merevisi Undang-Undang peraturan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Unilak dengan harapan sesuai PUOK (Peraturan Undang-undang Organisasi Kemahasiswaan) yang berlaku sebelum pelaksanaan kongres dalam waktu mendesak.”

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.