Kontak Informasi

Sekretariat Visi Unilak Jalan Yos Sudarso Universitas Lancang Kuning

Jumpai kami di

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan organisasi  yang telah ada di lingkungan Kampus, salah satunya di Universitas Lancang Kuning (Unilak), dimana eksistensinya sudah tidak diragukan lagi. Namun saat ini ibaratkan rumah tak berpenghuni, yang mana mengalami vacum of  power atau terjadinya kekosongan kekuasaan yang terhitung sejak bulan Januari 2022. Bisa dilihat bahwa sudah hampir 6 bulan terjadinya kekosongan kursi  dari BEM, yang mana berdasarkan SK Nomor : 003/DPM/ULK/I/2021, masa jabatan Presiden Mahasiswa telah berakhir sejak bulan Januari 2022. Yang dinahkodai oleh Jimmy Saputra selaku Presiden Mahasiswa (Presma) dan Rahmat Hidayat sebagai Wakil Presiden (Wapresma) Unilak.

Ketua Dewan Perwakilan Mahasisiwa ( DPM ) memberi tanggapan perihal pergantian ketua, namun tanggapan yang diberikan sangatlah tidak memuaskan dan saling menutupi.

Sehingga munculnya tanda tanya besar, Apakah adanya kepetingan pribadi dibalik Jabatan yang telah dinanti? Atau kelengahan dari DPM selaku Legislatif  yang belum lama ini di lantik?

“ Untuk saat ini kami masih mengadakan beberapa kegiatan, jajak pendapat dan lainnya. Sehingga didalam kegiatan tersebut, akan dibahas soal Presma dan BEM. Dan dilakukan sidang Paripurna, karena sistem mainan kami santai dan dengan tenang. Kami dari DPM mengingikan cepat untuk pemilahan Presiden Mahasiswa, lambatnya juga punya pengaruh terhadap kami, karena itu merupakan tugas kami sebagai pengawasan eksekutif. Kesimpulannya kegiatan tersebut akan kami laksanakan 2-3 bulan kedepanya. “ Ujar Agel Purwanda yang merupakan Ketua Umum dari DPM.

Tidak terlepas dari itu, Dr. Junaidi S.S., M.Hum yang merupakan Rektor Universitas Lancang Kuning juga member pernyataan terkait perihal pergantian Presma kepada Ketua DPM, untuk segera melakukan pemilihan dalam waktu dekat, dengan  jangka waktu yang diberikan selama 2 bulan, hal ini disampaikan langsung dalam kegiatan Upgrading dan Diskusi jajak pendapat DPM Universitas Lancang Kuning, pada 17 Mei 2022 lalu.

Tidak hanya itu, terdapat juga pendapat dari salah satu mahasiswa yang juga mempertanyakan perihal masalah tersebut. Bahwasanya ia kecewa kepada pimpinan yang pernyataannya selalu berbeda dengan apa yang diharapkan. Yang mana sebelumnya ia mengetahui bahwa pihak dari pimpinan meminta untuk dilaksanakannya Kongres. Namun DPM Unversitas dan DPM se-lingkungan tidak menyetujui hal tersebut.

“Saya rasa pihak DPM juga lamban dalam perihal ini dan kurang tegas untuk mengatasinya.” ujar F

“Saya berharap dengan kekosongan seperti ini, harus di lakukan secepatnya pemilihan agar kekosongan tersebut tidak dalam jangka panjang. Agar untuk kedepannya akan ada kegiatan lain yang terlaksanakan. Dan tentunya kami sebagai mahasiswa Unilak membutuhkan kejelasan, mau melakukan pergantian Presma atau Dua Periode? .” Jelas M yang juga merupakan Mahasiswa Unilak.

Sebelumnya reporter Visi juga telah mencoba untuk menghubugi  Jimmy Saputra, tepatnya pada 7 Juni 2022, namun belum ada tanggapan dari jimmy. Kami selaku redaksi Visi Mahasiswa Unilak masih membutuhkan informasi berikuitnya perihal pemilihan dan pergantian Presma di Universitas Lancang Kuning.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.