Kontak Informasi

Sekretariat Visi Unilak Jalan Yos Sudarso Universitas Lancang Kuning

Jumpai kami di

Oleh : Asma Amirah

Pekanbaru – Aksi damai yang digelar pada Selasa (24/5/2022) dalam rangka penyampaian tuntutan tentang beasiswa untuk putra-putri asli Pekanbaru yang tidak pernah dikucurkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sejak enam tahun yang lalu. Hal ini pun memunculkan tanda tanya besar bagi para mahasiswa yang berdomisili di Pekanbaru, salah satunya yaitu meraka yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Pekanbaru (IPEMARU) yang sekaligus merupakan pegerak dari aksi unjuk rasa tersebut.

Menurut Dimas Pangestu yang merupakan Ketua DPM FIB Universitas Lancang Kuning (UNILAK) mengungkapkan bahwa beasiswa yang ada di kota pekanbaru tidak pernah terealisasikan sejak tahun 2016, “kita sangat menyayangkan akan hal ini yang mana Pekanbaru sendiri menjadi Ibu Kotanya Provinsi riau, tetapi tidak mampu mengeluarkan beasiswa untuk putra-putri asli dari Pekanbaru.”  Tidak hanya Dimas, Afif selaku Ketua Umum dari IPEMARU juga menyampaikan Pemko Pekanbaru tidak pernah memberikan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa di kota Pekanbaru sejak tahun 2016 silam hingga saat ini. “Ibu Kota Provinsi Riau ini kota besar, tetapi miris beasiswa tidak ada, bahkan dibandingkan dengan Kabupaten lain yang lebih kecil, mereka mampu memperhatikan pendidikan dan beasiswa putra-putri daerahnya,”  Jelas Afif.

Aksi Damai IPEMARU tuntut Beasiswa Pemko di Depan Gedung DPRD Pekanbaru

Afif juga berharap kepada Pj Walikota Pekanbaru yang baru saja dilantik, bisa lebih mampu memprioritaskan anggaran untuk beasiswa bagi putra-putri di kota Pekanbaru ini, “Bahkan, ditahun 2016 itu tidak seluruhnya merata dapat beasiswa. Jadi kita meminta DPRD Pekanbaru agar dapat betul-betul memperhatikan putra-putri daerahnya untuk jenjang pendidikan,” tegasnya.

Sekelompok massa ini pun disambut baik oleh Aidil Amri S Sos, yang merupakan Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru. Beliau juga datang menemui para demonstran untuk mendengarkan aspirasi yang disuarakan oleh massa dari IPEMARU. Aidil Amri pun mempersilahkan para mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di hari ini, masuk kedalam kantor DPRD Pekanbaru untuk Audiensi. Aidil mengungkapkan, bahwa DPRD Pekanbaru sebagai lembaga legislatif akan segera menindak lanjuti dan membicarakan tuntutan soal mahasiswa tersebut.

“Pertama, dalam waktu dekat ini kita akan panggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru untuk mempertanyakan kemana anggaran beasiswa ini, ada dikucurkan oleh Pemko atau tidak. Jadi, akan kita follow up dan prosesnya ini dilakukan bertahap,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Aidil juga berjanji akan memperjuangkan aspirasi mahasiswa dan akan berkoordinasi mengenai tuntutan beasiswa ini kepada Pj Walikota Pekanbaru Muflihun. “Pendidikan ini adalah urusan wajib pemerintah, pasti beasiswa ini akan diperjuangkan. Kita (DPRD) nantinya juga akan melakukan audiensi dengan Pj Walikota. Insyaallah, Pj ini adalah sosok yang memperhatikan betul nasib pendidikan di Kota Pekanbaru.”

“Pucuk peradaban manusia ialah pendidikan, lalu Pekanbaru ini sebagai salah satu yang didatangi banyak orang terutama investor tapi kenapa Pemerintahan Kota Pekanbaru tak sanggup untuk menganggarkan beasiswa untuk putra-putri daerahnya, sunggu miris. Saya berharap transisi estafet Pj Walikota Pekanbaru yang baru ini serta DPRD dapat memperhatikan pendidikan di Kota Pekanbaru” Ungkap Muhari Syahputra selaku Korlap I.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.